Kamis, 30 Desember 2010

untuk mu sayang.............

sayang,
andai kau tau tentang rasa ini
aku pun tak mau menjalani
terlalu menyiksa bagi ku
hadir tanpa permisi
tanpa bisa ku hindari atau ku tolak

sayang,
walau rasa ini hadir di antara kita
bagi ku tak mengubah rasa ku pada mu
yang tlah terpatri indah
mengikuti jalan takdir ku
kau tetap cinta sejati bagi ku

sayang,
ku harap pengertian mu tentang ini
temani aku jalani proses ini
bantu aku menghapus jejaknya di hati ku
agar bersih hati ku dari rasa untuk yang lain
sampai yg tertinggal hanyalah rasa yg tertuju pada mu

cinta lain di hati ku

menikmati hadirnya diri mu cinta, di hati ku
walau berdesakan dengan yang tlah ada
biarkan berkumpul di hati ku
akan saling menghangatkan
silih berganti menemani sepi ku
mengisi kekosongan hati saat dirinya pergi

dirinya adalah nyata bagi ku
bisa ku sentuh, bisa ku raba
ada reaksi saling diantaranya
kunikmati itu sebagai keharusan

diri mu walau hanya khayal
tetap dapat ku rasakan sayang mu
temani aku dalam mimpi
bersama dalam lamun ku

akan kah ku biarkan cinta lain di hati ku?

tak pernah layu

bukan aku tak tau tentang rasa ini pada mu
tak mungkin sengaja ku tanam, tak ada lahan
ku biarkan saja, tumbuh, berkembang atau mati
nyatanya tak mati......
malah terus berkembang
menjalar ke seluruh tubuh ku
mengikat, membelenggu, tak bisa bergerak
hanya tertuju pada mu

terganggu dengan rasa ku pada mu
tak mungkin di jalani
tapi tak dapat ku cabut juga
akarnya tlah kuat tertanam
entah apa yg bisa membuatnya mati
nyata terlihat, daun2 berlubang tanda berulat
batang2 keropos berayap
keburukan yg ada pada mu tetap tak membuat rasa ini mati
dan kau tak pernah layu

Senin, 27 Desember 2010

kado sebuah tanya

tanpa malu2 aku meminta mu sesuatu
yang indah yang bisa ku nikmati dari mu
suka cita ku ketika kau meng-iyakan
penasaran ku bertumpuk menerka-nerka
akankah sebuah nuansa alam yang kau beri
atau fiksi cinta yg melankolis
atau tentang rindu tertahan terlarang
aku masih menunggu........

dalam penantian itu
kau merubah haluan mu
menawarkan sesuatu yang aneh bagi ku
aku meminta sebait puisi
kau berikan tanya
dan itu yang akan kau beri
kado sebuah tanya
tak bisa ku jawab
karena kata mu kita harus bertemu

Minggu, 26 Desember 2010

pertemuan

mata ini sulit terpejam karena pertemuan dengan mu
pikir ku hanya tentang mu
membelenggu otak sampai tak memikirkan hal lain
ingin ku pertemuan ini tak berakhir
terus bersama berbagi cinta

padahal tubuh ku lelah
tapi bayang mu terus menari di hadapan ku
mengajak memutar kembali memory lalu
saat bertemu, saat bercumbu
saat kau meminta itu

ku turuti saja, karena aku pun ingin
mengingat semua tentang mu

mengapa harus bertemu,
jika akhirnya seperti ini
berpisah lagi dan terus mengingat mu
membuat sesak dada ku ?

rindu tak sampai

bila rasa rindu ini datang lagi
aku tak tau harus berbuat apa
menikmatinya sungguh tak nikmat
tak mungkin menghubungi
karena tak ada ikatan apa2 diantara kita
berkhayal adanya suatu pertemuan
mengingat saat2 pernah bertemu
atau menyesali rasa ini mengapa harus hinggap di hati

bila rasa rindu ini menghampiri
sesak dada ku menahan tangis
rindu ku pada mu tak sampai tujuan
tertahan di lorong hati ku
tak bisa terucap, atau terungkap

bila rasa rindu ini terjadi lagi
ku nyanyikan lagu tentang rindu
ku buat puisi tentang mu
ku hirup udara dan ku hembus perlahan
berharap,
suara ku terdengar, tulisan ku terbaca
dan hembusan angin membawa pesan rindu ku

berbagi hati

bisakah hati terbagi ?
bisa.....
karena aku merasakannya
tak usah sama besar,
mungkin sisi terbesar untuknya
dan kamu.......
cukup sepotong kecil sisi hatiku
tak akan ada protes, dirinya atau dirimu
karena hati ini hati ku
aku berhak memberikan pada siapa yang aku mau
atau membaginya pada siapa yang aku tuju

maukah kau menerima hati ku ?
dirinya pasti mau,
karena sudah seperti itu jalannya
takdir mempersatukan hati kita
diri mu....?
aku tak tau......
walau demikian aku akan membagi hatiku
diterima atau tidak,
tetap ku tujukan pada mu